Apa Itu Right Issue Saham? Tujuan, Keuntungan Dan Kerugian

       Financialinvestmentadvices.com РBagi pemula yang terjun ke dunia saham mungkin masih awam , Dengan istilah right issue yang biasa di gunakan di dunia saham atau investasi.

      Lalu apa itu right issue saham?

      Right issue saham adalah hak yang melekat pada saham yang memungkinkan para pemegang saham.

      Ada untuk menerima efek baru di mana efek baru ini juga termasuk saham.

      Right Issue Saham

      Pengertian Right Issue Saham

      Right issue juga biasa di sebut dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

      Biasanya di gunakan perusahaan untuk menambah modal kerja, ekspansi bisnis, hingga membayar kewajiban hutang.

      Dalam hal ini, perusahaan menerbitkan saham baru dan memprioritaskan investor lama untuk membeli saham tersebut.

      Dengan harga yang lebih murah di bandingkan ketika kelak sudah di perjual belikan ke pemegang saham yang baru.

      Biasanya pemberian right issue saham kepada pemegang saham menggunakan rasio saham.

      Misalnya saja menggunakan rasio 1:4, berarti setiap pemegang satu lembar saham di beri hak terlebih dahulu untuk membeli 4 lembar saham.

      Sebagai contoh, ketika seorang investor bernama Rudy memiliki 15.000 lembar saham pada.

      Perusahaan tersebut melakukan right issue dengan menggunakan rasio 1:4, maka Rudy berhak membeli.

      saham 4 kali dari jumlah sahamnya saat ini, yakni 60.000 lembar saham.

      Tujuan Right Issue Saham

      Tujuan perusahaan melakukan right issue saham yakni perusahaan sedang memerlukan modal segar untuk kebutuhan perusahaannya.

      Jadi, daripada harus meminjam ke pihak lain.

      Sebuah perusahaan biasanya memutuskan untuk melakukan right issue saham dengan menerbitkan saham baru.

      Tujuannya agar investor lama di perusahaan tersebut membeli sahamnya dengan harga right.

      Yang biasanya di berikan harga diskon atau lebih rendah dari harga pasar saat itu.

      Right issue saham tentu saja memiliki sisi keuntungan dan kerugian masing-masing bagi investor maupun perusahaan.

      Berikut beberapa keuntungan dan kerugian yang kemungkinan di peroleh.

      Jadwal Right Issue Saham

      Setiap perusahaan yang hendak melakukan right issue wajib mengumumkan jadwal pelaksanaan right issue-nya kepada publik.

      Jadwal right issue, terdiri dari:

      • Cum Date – cum date atau cumulative date merupakan batas terakhir investor dapat membeli suatu emiten agar tercatat sebagai salah satu investor yang berhak untuk menerima hak right issue (HMETD).
      • Ex Date – ex date adalah periode di mana investor dapat menjual saham yang sudah di beli sebelumnya paling lambat saat cum date, namun tetap tercatat sebagai investor yang berhak mendapatkan HMETD. Bagi investor yang baru membeli saham emiten saat ex date, otomatis tidak berhak memperoleh hak right issue.
      • Rec Date – atau recording date merupakan tanggal pencatatan investor saham yang berhak memperoleh hak right issue.
      • Trading Start/End – ini adalah periode di mana investor bisa menebus, membiarkan, atau memperjual belikan right issuenya di bursa saham.
      • Subscription date – adalah hari terakhir penebusan right issue.

      Sebagai investor, kamu perlu mengetahui arti dari tanggal-tanggal tersebut agar tidak salah.

      Dalam menentukan kapan waktu membeli dan menjual saham right.

      Lagipula, sebagian istilah di atas juga sering di gunakan pada aksi korporasi lain.

      Seperti saat pembagian dividen sehingga kamu wajib mengetahuinya.

      Keuntungan Right Issue Saham

      Right issue saham tentu saja memiliki sisi keuntungan dan kerugian masing-masing bagi investor maupun perusahaan.

      Berikut beberapa keuntungan dan kerugian yang kemungkinan di peroleh.

      1. Keuntungan Bagi Investor

      Ada beberapa keuntungan yang di peroleh para investor apabila mengambil peluang pada right issue saham, yakni:

      1. Para investor memiliki peluang untuk mendapat keuntungan , Hal ini juga di tentukan oleh harga pasar dan harga diskon saham baru.
      2. Keuntungan yang di peroleh oleh investor adalah jumlah saham yang di beli melalui right issue saham sebanding dengan jumlah yang di miliki oleh investor saat ini.
      3. Apabila investor tidak ingin menebus right issue, maka ia bisa menjualnya kepada standby buyer untuk memperoleh keuntungan.

      Namun ingat, penjualan right issue hanya bisa di lakukan pada sesi 1 perdagangan di bursa dan selama periode trading yang sudah di tentukan sebelumnya

      2. Keuntungan Bagi Perusahaan

      1. Dengan melakukan right issue saham, maka besar kemungkinan adanya peningkatan minat pasar terhadap perusahaan, sehingga ada investor baru yang dapat membeli saham tersebut dan mendorong kenaikan harga saham.
      2. Melakukan right issue membuat perusahaan mendapatkan dana segar untuk meningkatkan modal usaha, terlebih lagi bagi perusahaan yang sedang terkendala dalam masalah finansial. Cara-cara seperti right issue dapat menolong perusahaan untuk mengurangi hutang atau menyuntikkan dana ke kas dalam bisnis dan meningkatkan neraca perusahaan.
      3. Right issue memungkinkan perusahaan untuk tidak perlu membayar kembali dana secara teratur , Saat pembagian dividen pun setiap perusahaan memiliki pengaturan yang berbeda , Berbeda jika perusahaan menambah modal melalui pinjaman, jika melalui rights issue , Alih-alih melakukan pembayaran kembali pinjaman secara teratur , Perusahaan justru mendapatkan suntikan dana segar dalam bentuk ekuitas (modal) yang dapat di gunakan untuk membangun usaha atau ekspansi bisnis.

      Risiko Bagi Investor Dan Perusahaan

      Adanya kemungkinan perusahaan gagal dalam meraih target.

      Serta adanya kinerja perusahaan yang kurang baik yang menyebabkan potensi kerugian yang di lami kedua pihak.

      Berikut beberapa potensi kerugian yang timbul:

      1. Investor bisa saja merug jika adanya penurunan harga saham setelah right issue
      2. Kepemilikan saham investor (dalam %)berpotensi terdilusi setelah right  , jika tidak di tebus (exercise).

      Setiap tindakan bisnis memiliki risiko dan hasil masing-masing , Begitupun dengan right issue.

      Untuk itu, baik investor maupun perusahaan sebaiknya melakukan pertimbangan sebelum di lakukannya right issue.

      BACA JUGA

      KISAH SUKSES TRADING SAHAM INDONESIA MENGINSPIRASI